14 Sep 2011

Burning Man, Kota Padang Pasir Yang Berumur Hanya 7 Hari

Burning Man merupakan festival seni liberal yang berlangsung di minggu terakhir minggu sebelum Hari Buruh Agustus di Black Rock Desert, di Northern Nevada. Burning Manmerupakan even yang menempatkan penekanan pada komunitas, kreativitas dan kemandirian. Masyarakat muncul dan menciptakan 'Black Rock City' yang berlangsung selama satu minggu, setelah itu 'warga' meninggalkan kota ini tanpa jejak.Masyarakat menyambut semua pendatang baru dengan tangan terbuka. Etos mereka percaya bahwa peserta semakin aktif akan semakin mendapatkan manfaat dari acara tersebut.
atraksi termasuk instalasi seni kolosal, pesta dansa sepanjang malam,sesi layang-layang sesi maraton dan fashion show yang sangat tidak berpakem pada hukum mode, digambarkan oleh banyak peserta sebagai sebuah percobaan dalam masyarakat, karya seni, absurditas, decommodification ekspresi diri radikal, dan kemandirian.
 
  






 


Ini adalah fenomena nyata melihat kelahiran sebuah kota dan masyarakat, di lokasi yang aneh, hanya untuk dikembalikan ke bentuk aslinya (tanpa penghuni) hanya tujuh hari kemudian. Festival ini adalah semua tentang pengalaman dan untuk benar-benar merasakannya Anda harus membaurkan diri sepenuh hati ke dalamnya. Tahun ini sekitar 50.000 orang telah menuju ke Black Rock Desert, 120 km Utara Reno, untuk mengambil bagian dalam festival saat kondisi cuaca ekstrim.

Sumber : news.yahoo.com

0 komentar em “Burning Man, Kota Padang Pasir Yang Berumur Hanya 7 Hari”

Posting Komentar

 

info unik Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger